Sabtu, 22 Desember 2012

[JAPAN DORAMA] AKAI ITO 赤い糸

Selamat malam.
Sabtu malam. Atau malam minggu?
Well, menjelang malam begini ada salah satu hobi yang biasanya saya lakukan jika ada waktu senggang. nonton drama Jepang atau Korea favorit saya.
Dari kacamata saya, perbedaan mencolok dari drama kedua negara itu adalah cara cerita tersampaikan.
Drama Korea, cenderung berupa cerita cinta -atau bukan- yang manis, dan bahkan terlalu manis, dan tokoh-tokohnya cenderung eksplisit dalam menyampaikan maksudnya.
Sedang Drama Jepang, atau yang lebih sering disebut ドラマ dorama, punya cerita-cerita yang diungkapkan secara implisit, bahkan dialog-dialog tokohnya, sampai pada ending cerita yang terkadang susah ditebak. Cocok untuk penonton yang suka 'berpikir'.

Dan pada kesempatan kali ini, saya akan membahas salah satu dorama favorit saya.
AKAI ITO 赤い糸



Drama ini bercerita tentang benang merah takdir yang sudah terikat antara dua remaja membawa mereka pada bermacam cobaan yang harus mereka hadapi agar dapat bersama.
Takemiya Mei dan Nishino Atsushi adalah teman sekelas yang tanpa mereka sadari kalau takdir telah menggariskan mereka untuk bertemu dan jatuh cinta.
Diawali pada pertemuan pertama mereka di masa kecil saat Mei yang membawa kue ulang tahunnya dan tidak sengaja tertabrak oleh Atsushi. Dari situ mereka pun tahu kalau mereka berulang tahun di tanggal yang sama 29 Februari.
Waktu berlalu dan mereka kembali dipertemukan saat Mei dan Atsushi menempati kelas yang sama di sekolah mereka.
Mereka tidak mengingat pertemuan mereka dimasa kecil dulu, apalagi saat itu Mei sedang jatuh cinta pada seorang sahabat yang sudah lama dikenalnya Shinozaki Yuya.
Takdir mendekatkan Mei dan Atsushi, ketika Mei sedang dalam kesedihan karena ternyata Yuya yang dicintainya malah mencintai kakak perempuan Mei, Haruna. Sejak saat itu Atsushi dan Mei pun menjadi dekat.
Namun ternyata kedekatan mereka tidak selamanya bahagia, ada beberapa sisi gelap yang harus mereka jalani agar kekuatan cinta dan takdir yang mengikat mereka dapat bertahan.


Dan ada 1 Quotes favorit saya di film ini:

“It is said that after a person is born, they will meet approximately 30000 people before they die. of those the number of people you will meet and work at school is 3000. Of those, you will intimately know 300. Among those encounters, it is said that God has arranged a special one for you. One made from before you were born. However, that bond of fate is invisible to everyone. And yet that unseen person in your destiny is connected to you by a red string on your pinky. Thats why i fell in love with you the moment we met.

Entah karena saya masih pengikut aliran lama dalam hal cinta, atau karena apa, saya juga adalah tipe orang yang percaya bahwa benang merah yang menghubungkan kita dengan orang yang merupakan jodoh kita benar-benar ada. Benang merah yang tidak terlihat, tapi mengikat kita dengannya.
Dan, seandainya saja benang itu terlihat, mungkin urusan jatuh cinta tidak akan menjadi demikian rumit. Iyakah?
Well, terlepas dari pada itu, saya pun percaya, bahwa jodoh -sama seperti kelahiran, rezeki, dan maut- adalah rahasia Tuhan yang indah :)

" Tuhan telah membuat kau dan aku terpaut lewat benang merah yang panjang... dalam sebuah ikatan takdir tak terlihat dan tanpa peta... Hingga nanti aku akan jatuh cinta saat bertemu denganmu..." - Akai Ito-

2 komentar: